HomeBeritaSemangat Atlet Panahan Harus Terus Membara

Semangat Atlet Panahan Harus Terus Membara

Konituban– Ketua KONI Tuban, Jawa Timur, H. Mirza Ali Mansyur, ST, MM meminta semangat 34 atlet panahan yang lolos final untuk terus membara. Meski Cabor Panahan baru diperlombakan dalam Porkab IV 2016, namun torehan prestasi dalam turnamen tingkat provinsi maupun Nasional merupakan harga mati.

Ketua Koni Tuban, H. Mirza Ali Mansyur didampingi Wakil Ketua Harian, Nur Khamid serta pengurus Perpani, berfoto bersama dengan juara Cabor panahan Porkab IV usai penyerahan piala di Lapangan Gor Rangga Jaya Anoraga
Ketua Koni Tuban, H. Mirza Ali Mansyur didampingi Wakil Ketua Harian, Nur Khamid serta pengurus Perpani, berfoto bersama dengan juara Cabor panahan Porkab IV usai penyerahan piala di Lapangan Gor Rangga Jaya Anoraga

“Bagi juara Porkab IV tahun ini harus giat berlatih dan mempertahankan prestasinya,” pinta Mirza Ali (17/10).

Pria yang baru saja dikukuhkan oleh KONI Jatim tersebut, optimis dengan manajamen pendampingan yang baik secara perlahan akan muncul bibit atlet yang multi talenta. Pihaknya juga mengapresiasi dedikasi pengurus Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Tuban.

“Tanpa dukungan dan dedikasi Perpani, atlet Panahan Bumi Wali pasti sulit berkembang,” imbuhnya.

Sementara, Ketua Perpani Tuban, Iwan Hari Widagdo, sangat mengapresiasi partisipasi seluruh stake holder. Terbukti dibandingkan Porkabb dua tahun sebelumnya, ada kenaikan 50 persen peserta yang mengiuti kejuaran Porkab IV.

“Alhamdulillah setelah dua hari babak penyisihan dan final akhirnya kami tetapkan 34 atlet panahan terbaik,” sambung pria kelahiran Tulunggagung tersebut.

Nama-nama atlet panahan andalan Bumi Wali tahun ini meliputi, atlet SMPN 1 Tuban, Wisnu Monica menyabet juara 1 ronde Recurve SLTP putri, kemudian disusul Fadinda Ihza atlet dari SMPN 3 Tuban. Pada posisi ketiga ada Ulfi Maulidia atlet SMPPN 1 Merakurak.

Untuk pemenang ronde Recurve SLTA putra juara 1 disabet atlet SMAN 1 Tuban, M Umar Zaky. Juara 2 diraih Satriyo Wibowo atlet dari SMKN 1 Tuban.

Sedangkan untuk ronde Recurve SLTP putra juara 1 diraih Dimas Rizky dari SMPN 1 Tuban, juara 2 Zidni Thoriqul Huda dari SMPN 3 Tuban, dan M Fawwas Bayu bertengger di urutan ketiga.

Pada Ronde Compound SLTP putra juara 1 disabet Ilham Tri Prabowo atlet SMPN 1 Tuban, kemudian disusul juara 1 Fadhil Ahmad SMPN 3 Tuban, dan posisi 3 ditempati Kaisario Damar atlet SMP Tekni Insan Kamil.

Ronde Nasional juara 1 dimenangkan  Fadhinda atlet SMPN 3 Tuban, kemudian Wisnu Monica dari SMPN 1 Tuban diurutan ketiga, dan Ulfie Maulidia dari SMPN 1 Merakurak menempati urutan ketiga.

Untuk ronde Nasional SD putra Sabana Aditya dari SDN Sidorejo II berhasil menyabet juara 1, Robinsany Javonda dari SD Bina Anak Sholeh juara 2, kemudian M. Airlangga atlet dari SD Tekno Insan Kamil juara 3.

“Juara 1 ronde Nasional SLTA putra diraih Satriyo Wibowo atlet SMKN 1 Tuban, dan diikuti M. Umar Zaky dari SMAN 1 Tuban sebagai juara 2,” jelasnya.

Lainnya, pemenang ronde Nasional SLTP putra juara 1 disabet Dimas Rizki Pratama dari SMPN 1 Tuban, untuk juara 2 dan 3 berturut-turut diraih atlet SMPN 3 Tuban, atas nama Zidni Thoriqul Huda dan M Fawwas Bayu.

Ronde baru yang diperlombakan, yakni ronde paralon SD putrid juara 1 diraih Dintanaya dari SDN Prunggahan 1, juara 2 dan 3 berturut-turut disabet atllet dari SD Islam Insan Kamil atas nama Daniar Anggarista, dan  Mutiara Efrilia.

Final ronde paralon SD Putra juara 1 diraih Daim Dzikrullah dari SDIT Al Uswah, kemudian juara 2 Iqbal Fadail dari SDN 1 Kebonsari Tuban, dan diurutan ketiga ditempati Jevaldo Pedro dari SDN Remen 1.

Pada ronde paralon SLTP putrii juara 1 disabet Riris Dwiana, disusul Silvia Kurnia atlet SMP 1 Merakurak peringkat 2, dan di posisi ketiga ditempati Rianti dari SMPN 2 Kerek.

Terakhir hasil final ronde  paralon SLTP Putra juara 1 diraih M. Irfan dari SMPN 3 Tuban, juara 2 Hafidz Sulaiman dari SMPN 2 Kerek, dan posisi ketiga ditempati M. Khoirul dari SMPN 1 Merakurak.

Sementara, salah satu atlet SMAN 1 Tuban, Umar Zaky sangat bangga dapat meraih dua medali sekaligus dalam ajang Porkab IV. Remaja yang lahir di Tuban tanggal 18 September 2000 ini telah memulai mengenal Cabor Panahan sejak usia SD, dan diusia SMPN 1 Tuban baru mulai berlatih panahan.

“Selama ini sudah pernah mengikuti Popda 2014, Surabaya Open 2015, dan terakhir Kejurda 2016 memperoleh medali emas,” tutupnya. (Ron)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

Budi sulistiyono on Managemen Bakal Rombak Pemain