Ranting Singgahan Dominasi Final Kejuaraan

0
2175

Konituban– Selama babak penyisihan sejak tanggal 1 hingga 3 September 2016, atlet Pencak Silat PSHT dari ranting Singgahan diprediksi mendominasi final kejuaraan pencak silat remaja dan dewasa. Hal ini dibuktikan dengan kemenangan beruntun pada Semi Final pada semua kelas baik kategori tanding maupun seni.

“Sesuai hasil pertandingan tanggal 3 September atlet PSHT dari Singgahan masih memimpin klasemen dalam semi final. Sekaligus menjadi saingan terberat atlet komisariat Semen Indonesia (SI) Tuban,” kata Asropi Koordintor Kegiatan 1, di Perum Graha Sandya Semen Gresik Tuban (3/9).

Peserta atlet PSHT saat duel pada babak Semi Final kelas kategori tanding dan seni di Gedung Graha Sandiya Tuban
Peserta atlet PSHT saat duel pada babak Semi Final kelas kategori tanding dan seni di Gedung Graha Sandiya Tuban

Alasan dominasi tersebut diantaranya faktor pembinaannnya. Selama ini untuk atlet pelajar sudah banyak diorbitkan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun Popda. Secara otomatis jam terbangnya lebih banyak dibandingkan atlet ranting lainnya.

“Meskipun menjadi pesaing terberat tuan rumah, pihaknya optimis mampu menggeser atlet Singgahan tahun ini” imbuhnya.

Asrofi menjelaskan minat atlet yang mengikuti kejuaraan PSHT tahun ini lebih banyak. Tercatat ada 192 atlet dari 22 ranting, 1 komisariat Semen Indonesia Tuban, dan 1 komisariat Semen Gresik (Undangan rutin tahunan). Sedangkan jumlah peserta tahun 2015 lalu hanya kisaran 160 peserta.

Peningkatan ini menurutnya pengaruh dari perkembangan Informasi Teknologi (IT), sebab mulai pendaftaran hingga penyisihan kejuaraan terus diupload di Media Sosial (Medsos).

“Selaku panitia pihaknya bersyukur dengan anstusiasme ini, diharapkan dengan even ini masyarakat Tuban khususnya pecinta pencak silat seni bela diri,” tambah pria yang sudah dua periode menjadi panitia kejuaran.

Dijelaskan pula dari dua kategori yang pertandingkan, banyak atlet yang lebih minat di kelas tanding. Tercatat dari 192 peserta, hanya 12 atlet yang mengikuti kelas seni.

Padahal sejak informasi disampaikan panitia sudah mewanti-wanti pengurus ranting untuk mengirimkan delegasi atlet seni, tetapi masih saja minim peminatnya. Mengantisipasi hal demikian, kejuaraan berikutnya akan diwajibkan setiap ranting meningkatkan pembinaan atlet seninya.

Sesuai jadwal, semestinya final kelas tanding digelar tanggal 3 September 2016. Lantaran banyak peminat akhirnya duputuskan untuk dilakukan tanggal 4 September 2016 diatas pukul 12:00 WIB. Sedangkan kelas seni digelar pukul 09:00 WIB dihari terakhir kejuaraan.

Perlu diketahui, even kejuaraan PSHT di tingkat Jawa Timur yang gratis hanya di Komisariat SI Tuban. Seluruh peserta diberikan home stay, dan konsumsi gratis. Nanitnya untuk juara 1 memperoleh uang pembinaan Rp 2 juta, juara 2 Rp 1,5juta, sedangkan juara 3 Rp 1 juta. (ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here