Pertahankan Gelar Juara Dua Periode

1
1715

Konituban –  Pegiat olahraga pencak silat Persatuan Setia Hati Teratai (PSHT) dari ranting Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban akhirnya mampu mempertahankan gelar juaranya selama dua periode.

Usai penyerahan hadiah pihak penyelenggara dan juara kejuaraan PSHT berfoto bersama di Gedung Graha Sandiya Perdin Semen Gresik Tuban
Usai penyerahan hadiah pihak penyelenggara dan juara kejuaraan PSHT berfoto bersama di Gedung Graha Sandiya Perdin Semen Gresik Tuban

Sebanyak 10 atlet dari 12 orang pendekar ranting Singgahan mampu meraih medali emas dalam kejuaraan pencak silat remaja dan dewasa 2016 yang digelar oleh klub pencak silat PSHT komisariat Semen Indonesia (SI).

“Alhamdulillah dari 12 atlet yang ikut hanya 1 pendekar pemula yang gugur,” kata pelatih PSHT Ranting Singgahan, Muhammad Arifatul Khoiri (4/9).

Raihan ini sangat menggembirakan baginya, sebab adanya kejuaraan tingkat daerah semacam ini mampu menambah wawasan serta pengalaman atlet. Kemenangan dalam dua periode ini nantinya menjadi bekal, untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun Popda.

Rifai menjelaskan untuk meraih prestasi ini tidaklah mudah. Berawal dari keterbatasan fasilitas hingga tidak memiliki lokasi latihan, menjadikan dirinya harus berpikir kreatif dengan bersinergi beasama pihak SMPN 1 Singgahan, karena saat akan mengunakan halaman kantor kecamatan tidak diijinkan, dengan alasan menggangu ketertiban.

Hal ini sangat disayangkan, padahal dengan keterlibatan generasi muda dalam PSHT atau aktifitas positif lain, terbukti mampu mengurangi peredaran narkoba, maupun tindakan amoral di wilayah Tuban Selatan.

“Paling penting mampu menjadi pendekar di masyarakat dengan ahlak, ilmu pengetahuan dan pandai komunikasi dengan sesama,” imbuhnya.

Pria murah senyum tersebut dikenal sangat telaten membina atletnya, serta tidak menyurutkan niatnya untuk berkembang mengikuti kejuaran tingkat Jatim, meskipun ada lembaga pendidikan tingkat SMA yang tidak respect.

Hingga kini pihaknya terus berupaya mencarikan solusi atas problem klasik yang dialaminya. Kondisi ini menjadi tantangan sendiri baginya, dan berharap Pemkab maupun pihak lainnya ikut membantu supaya potensi atlet pencak silat di Tuban Selatan tidak meredup.

Ketua Cabang PSHT Tuban, Lamidi, sangat mengapreasi atas dedikasi dari ranting Singgahan, sebab sejak tahun 2015 lalu telah membina atletnya hingga juara.

“Untuk ranting yang belum beruntung jangan pesimis, masih banyak kesempatan untuk meraih prestasi,” sambungnya.

Tercatat, dalam kejuaraan PSHT antar ranting se-Kabupaten Tuban, juara 1 diraih ranting Singgahan dengan 10 emas dan 1 perunggu. Kemudian juara dua ranting Merakurak memperoleh 3 emas, dan 3 perunggu. Terakhir juara 3 diraih ranting Montong dengan perolehan 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. (Ron)

1 COMMENT

  1. betul sekali apa yang disampaikan oleh mas rifak.. dengan fasilitas seadanya tanpa dukungan dari pemerintah setempat atlet-atlet silat ranting singgahan yang berlaga di kejuaraan PSHT antar ranting se-Kabupaten Tuban, dapat meraih juara umum 1 dengan catatan dengan 10 emas dan 1 perunggu..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here