Olahraga Gobak Sodor Membumi Wali

0
1401

Konituban – Salah satu olahraga tradisional Gobak Sodor yang sempat jarang dimainkan di kalangan anak-anak, kini mulai berkembang lagi di Bumi Wali. Permainan beregu tersebut kini telah diperlombakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Tuban, dalam rangka menyemarkan hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke- 71.

“Kami sangat gembira lantaran masyarakat cukup antusias mengikuti lomba tradisional Gobak Sodor,” kata Kasi Pemuda Pordikmas dan Jarahnitra Disdikpora Tuban, Rasul, ketika ditemui di lapangan Kompi Senapan C, Jalan Sunan Kalijaga Tuban (10/8).

Gobak Sodor : Tim dari Tarita B berjibaku mendorong bambu untuk menumbangkan lawannya.
Gobak Sodor : Tim dari Tarita B berjibaku mendorong bambu untuk menumbangkan lawannya.

Menurutnya antusiasme masyarakat dari berbagai kalangan tersebut, bukan saja memperebutkan kemenangan. Tetapi rasa kabahagiaan menghidupkan gobak sodor itu yang lebih berarti. Mengingat perkembangan teknologi yang pesat di era modernisasi ini, menjadikan permainan tradisional tersisihkan dari game online.

Meskipun lomba Gobak Sodor tahun ini hanya diikuti 11 peserta, pihaknya tidak patah semangat untuk nguri-uri permainan yang hampir dilupakan generasi muda ini. Terlebih semenjak setahun terakhir olahraga tradisional masuk dalam Cabang Olahraga (Cabor) Kejurnas, pihaknya terus menyosialisaikan ke setiap sekolah di 20 kecamatan.

Tujuan dimasukannya olahraga tradisional tersebut, sebagai bukti pemerintah juga berharap generasi Tuban juga mempertahankan budaya nenek moyangnya.

“Kini Gobak Sodor sudah membumi wali, hampir di setiap kecamatan sudah ada yang menjadi pionernya” imbuhnya.

Di hari kemerdekaan agustusan kali ini, Gobak Sodor diminati oleh pelajar dan komunitas senam Tuban. Terbukti 11 peserta yang terlibat meliputi, SMK YPM 12, MTs Sumber Sari Kowang, MA TBB Montong, PGRI Montong, SMAN 3 Tuban, Tarita A, Dumbexs, SMP BAS, Tarita B, SMA Al Huda, dan SMA Katolik.

Pihaknya mengakui, sebenarnya banyak tim yang ingin berpartisipasi dalam lomba ini. Lantaran di setiap kecamatan juga menggelar lomba kemerdekaan, akhirnya keinginan tersebut diurungkan sementara.

“Kami optimis tahun berikutnya akan muncul kompetisi yang suportif antar kecamatan maupun desa,” tandasnya.

Diketahui, apabila mengacu jadwal lomba agustusan tahun 2016, lomba Gobak Sodor diadakan di lapangan Gelanggang Olahraga (Gor) Rangga Jaya Anoraga Tuban. Lantaran kondisi lapangannya sedang direnovasi, lomba dialihkan di Lapangan Kompi Senapan C, Jalan Sunan Kalijaga Tuban. (ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here