HomeBeritaCerita Para Juara : Senapan Ibu Keduaku

Cerita Para Juara : Senapan Ibu Keduaku

Konituban.com –  Senapan bagi Najwa Aulia Natasya merupakan ibu keduanya yang harus dijaga. Senapan yang mengantarkannya sebagai juara 1 posisi 25 meter putri di Cabor menembak Porkab V Tuban 2018 jangan sampai terjatuh, apalagi dipinjamkan ke temannya.

“Pernah jatuh senapanku, dan langsung dimarahi sama papa dan mama,” ujar Najwa Aulia, ketika ditemui di salah satu toko modern di Jalan Basuki Rahmat Tuban, Rabu (7/11/2018).

Meski baru memegang senapan sebulan sejak bulan Oktober, tapi semangat anak berusia 12 tahun ini tak perlu diragukan. Peluh keringat saban harinya selama latihan, berbuah prestasi yang membanggakan.

Pelajar yang masih duduk di bangku kelas 6 SDN Ronggomulyo Tuban ini, merasa tertantang belajar menembak dan kini tergabung dalam Perbakin Tuban. Sebelumnya bocah berkulit sawo matang menggeluti Cabor Sepatu Roda.

Selama menjalani proses latihan menembak, dirinya harus mengontrol mood/suasana hatinya. Apabila mood tak bagus, sulit membidik metsil.

“Harus bisa atur nafas, dan emosi untuk menjatuhkan metsil. Kuncinya harus sabar, tenang, dan bahagia,” bebernya.

Selama ini tiada hari tanpa latihan. Dengan jadwal Senin-Sabtu mulai pukul 14:30-16:00 WIB. Sedangkan untuk latihan hari Minggu dimulai pagi hari.

Baginya waktu latihan yang paling enak adalah pagi. Udaranya masih dingin dan nyaman dibuat latihan. Berbeda kalau sore hari, terik matahari menjadi tantangan bagi para atlet.

Dalam setiap latihan, anak murah senyum ini harus mampu meredam emosinya. Apabila ada atlet lain yang menjatuhkan metsil, dirinya langsung gugup dan ingin cepat-cepat mengenai sasarannya.

Disaat detak jantung tak terkontrol, pelatihnya mengingatkannya. Jangan iri dengan apa yang dicapai atlet lain, tapi fokuslah untuk menjatuhkan metsil bidikanmu.

Penembak muda yang hobi posisi jongkok ini, mengaku disaat moodnya baik bisa menjatuhkan empat sampai enam metsil. Berbeda jika moodnya kurang bersahabat, maksimal dua metsil yang kena.

Dari jarak 25 meter, Najwa juga harus memperhatikan kecepatan angin. Jika angin cukup kencang, metsil akan goyang dan bukan waktu yang pas untuk menembak.

Kalau kondisinya sudah demikian, atlet harus sabar menunggu untuk melepaskan peluru. Beruntung diwaktu Porkab, angin serasa berteman dan tidak menjadi kendala baginya.

Selain latihan di Lapangan tembak Kompi Senapan C Tuban, dirinya juga rutin berlatih di rumah. Kerja keras ini dilakukan, karena anak yang ingin melanjutkan di SMPN 3 Tuban ini mendedikasikan waktunya untuk latihan.

Sekalipun sudah menggeluti Cabor menembak, tapi Najwa tak meninggalkan hobi sepatu rodanya. Di Porkab V pekan depan, dirinya juga berencana ikut Cabor Sepatu Roda. (Ali)

Data Perbakin Tuban, Benchrest 25 Meter Putra diraih

  1. Ahmad Rifaul Amin
  2. Roffi Ferdiansyah Sugiwarso
  3. M. Auwalluddin Ma’rifatullah

Tiga Posisi 33 Meter Putra

  1. M. Zaenal Arifin
  2. M. Syafii
  3. M. Frizky Putut Setiabudi

Tiga Posisi 25 Meter Putra

  1. Candra Ardianto
  2. Agung Pambudi
  3. Yunus Setyo Efendi

Tiga Posisi 25 Meter Putri

  1. Najwa Aulia Natasya
  2. Emeralda Ratu Ali Ghiska A.
  3. Diah Permata Sari

Tiga Posisi 17 Meter Putra

  1. Amir Mahmut
  2. Ahmad Shokif
  3. Febrianto
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

Budi sulistiyono on Managemen Bakal Rombak Pemain