HomeBeritaBKC Tuban Borong Medali di Unitri Cup se-Jawa-Bali

BKC Tuban Borong Medali di Unitri Cup se-Jawa-Bali

Konituban.com- Delapan atlet  BKC (Bandung Karateka Ckub) Kabupaten Tuban, memborong 14 medali dalam kejuaraan karate Universitas Tribuwana Tunggal Dewi (Unitri) Cup se-Jawa-Bali di Malang, Sabtu-Minggu (06-07/05).

Empat belas medali yang berhasil di raih oleh sejumlah atlet muda Karate asli Bumi Wali Tuban  tersebut, diantaranya, dua medali emas, empat medali perak dan delapan medali perunggu.

Dua medali emas berhasil di raih oleh M. Rizky di kelas kumite perorangan putra -30 kg usia dini putra dan Selva gimaharaja di kelas kumite perorangan putri -40 kg kadet putri.

Kemudian empat medali perak, masing-masing di peroleh  M. Akmal Inzaky di kelas kumite perorangan putra +45 kg kadet serta kata beregu kadet putra, Figo Herlambang di kelas kata beregu kadet putra, dan  Wahyu Okta di nomor kumite perorangan putri -45 kg kadet.

Sementara 8 medali perunggu di raih oleh Amel di kelas kumite perorangan +50 kg kadet putri, Selva di kelas kumite beregu kadet putri dan kata beregu kadet putri, Wahyu Okta di kelas kata beregu kadet putri, Ajeng Niken di kelas kata beregu kadet putri dan kumite perorangan -45kg kadet putri, kemudian Figo Herlambang di kelas kata perorangan kadet putra, dan terkahir,  Ivon Stella  di kelas kumite perorangan +40c kg pemula putri.

Pelatih Harian BKC Tuban, Deby Frendy Setiyawan, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya bersyukur atas raihan prestasi yang berhasil ditorehkan anak asuhnya dalam ajang kejuaraan karate se-Jawa Bali tersebut.

“Alhamdulillah BKC Tuban bisa memeperoleh banyak medali di ajang pertandingan karate Unitri Cup se jawa-Bali di Malang. Kita cukup puas dengan hasil ini, pasalnya mereka (atlet) masih pemula (rata2 masih sabuk hijau). Tapi meskipun begitu, mereka dapat berprestasi dan membawa harum nama Bumi Wali, ” kata Deby sapaan akrabnya.

Deby yang juga staff di DPRD Kabupaten Tuban tersebut menambahkan, hanya 9 atlet yang diberangkatkan ke malang. Penyebabnya, lanjut Deby, ia terkendala biaya. “Yang mampu biaya pribadi ya kita berangkatkan, soalnya padatnya even pertandingan membuat orang tua merasa keberatan jika harus mengeluarkan biaya pribadi,” terang Deby.

Ia juga berharap, kedepan agar ada pihak-pihak yang mampu mendukung atlet-atlet karate pemula Tuban untuk menambah jam terbang mereka. Dengan cara memberangkatkan mereka ke even-even pertandingan karate tanpa biaya pribadi.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Tuban, H Mirza Ali Manshur, ST., MM saat dikonfirmasi sangat bersyukur atas prestasi atlet karate yang meraih juara. “Kami bangga dengan prestasi anak-anak Bumi Wali Tuban, semoga yang lain juga bisa menyusul,” kata Mirza. (Cho)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

Budi sulistiyono on Managemen Bakal Rombak Pemain